Pembantu Rektor II UMM, Fauzan, menuturkan konsep
hotel kampus adalah adanya integrasi pelayanan hotel sebagai penginapan
dengan fasilitas edukatif dan rekreatif yang dimiliki UMM. “Inilah
differensiasi UMM Inn yang tidak dimiliki hotel lain. Konsumen korporat
maupun perorangan dapat memanfaatkan pelayanan paket dengan unit lain
yang tersedia di UMM,” ujarnya.Ditambahkannya, konsumen hotel kini tak hanya mencari tempat yang nyaman untuk menginap, tetapi juga untuk kepentingan pelatihan, wedding, paket rekreasi, studi banding, bahkan untuk sebuah terapi kesehatan. Itulah sebabnya pihaknya memanfaatkan potensi yang dimiliki UMM untuk dijadikan pelayanan sepaket dengan hotel kampus tersebut.
“Sebagai hotel kampus maka konsep edukatif dan rekreatif yang kami kedepankan,” kata Direktur UMM Inn, Joko Triwanto. Contohnya, untuk sebuah pelatihan SDM, maka selain menginap di hotel, konsumen bisa memperoleh materi training dari ahli SDM UMM, serta praktikum di beberapa laboratorium.
Contoh lain, paket wedding dapat digandeng dengan pelayanan akad nikah di masjid AR Fahruddin dan resepsi di UMM Dome. Begitu pula untuk paket rekreasi, dapat dibundling dengan kunjungan ke Taman Rekreasi Sengkaling atau bermain outbond di taman konservasi UMM.
Direktur UMM Inn, Joko Triwanto, menambahkan hingga saat ini pelanggan korporat yang memanfaatkan paket tersebut sudah cukup banyak. Berdiri pada 5 Juni 2005, saat ini UMM Inn memiliki 48 kamar serta 3 ruang meeting berkapasitas 30 hingga 200 orang.
Joko menjelaskan, untuk paket meeting and training, terdapat tujuh paket yang ditawarkan. Yaitu, full board meeting package, full day meeting package, half day meeting package, table manner package, gathering package, out bond package, serta paket pelatihan purna bakti.
No comments:
Post a Comment